Larvae
Black Soldier Fly - Recycle.
Black Soldier Fly
FAO (Food and Agriculture Organization of the United Nation) telah menyebutkan bahwa sekitar sepertiga dari makanan yang diproduksi di dunia untuk konsumsi manusia setiap tahunnya – sekitar 1,3 miliar ton – hilang atau terbuang.
Di Indonesia sendiri, kita menghadapi kenyataan bahwa hampir 13 juta ton makanan terbuang setiap tahunnya. Makanan yang terbuang tersebut bisa memberi makan sekitar 28 juta orang, jumlah yang sama dengan tingkat kelaparan di Indonesia.
Mempertimbangkan bahwa sampah organik adalah salah satu penyumbang terbesar pemanasan global, pernyataan tentang situasi sampah makanan di Indonesia telah menarik banyak perhatian dari para ahli makanan dan limbah di seluruh dunia.
Bahkan, menurut sebuah penelitian yang dibuat oleh Economist Intelligence Unit (EIU) pada tahun 2016, Indonesia adalah pembuang makanan terbesar kedua di dunia, menyia-nyiakan hampir 300 kilogram makanan per orang setiap tahun.
Black Soldier Flies (BSF) merupakan tipe lalat yang berukuran lebih besar dari lalat biasa dan terkenal akan kemampuannya untuk mengonsumsi dan mengurangi sampah organik. Inilah alasan utama mengapa sampah Organik dan Black Soldier Flies (BSF) merupakan kombinasi yang luar biasa. BSF berguna dalam mengurangi jumlah sampah organik yang ada, menghasilkan bahan baku yang baik untuk kompos dan residu limbah air yang dapat diolah menjadi biogas.
BSF sendiri dapat dibiakkan dan dijual sebagai sumber protein baru yang dapat digunakan sebagai pakan ternak. Telur dan larva dapat diproduksi dan dipasarkan untuk berbagai tujuan. Tertarik memulainya? Tidak ada kata terlambat, mulailah dari sekarang. Selamatkan dunia.
